Ular Putih

Desember 2, 2011

Dari hasil penelitian WWF 89-08, di papua dan Papua New Guinea ditemukan 5 jenis reptile jenis ular. Ha? Jenis apa sajaya ? kok jumlah jenisnya sedikit amat padahal kan hasil penelitian Litbang Maluku Papua di Gunung Meja Manokwari saja sudah teridentifikasi 9 jenis ular dan 2 belum teridentifikasi…. Konon di dunia ada sekitar 2700 jenis ular dan 380 jenis diantaranya bisa ditemukan di Indonesia.

ular putih (Micropechis ikaheka)


Awal saya menjadi penduduk Kota Manokwari pada pertengahan tahun 200, saya sering melihat ular yang mati akibat tergilir roda kendaraan di ruas jalan raya Gunung Salju. Bahkan hingga saat ini sekali-kali, masih bisa terlihat pemandangan serupa. Yang melegenda di kota ini adalah Ular Putih atau dalam bahasa daerah salah satu suku dari Pegunungan Arfak dikenal dengan Hino Cofu hingga clup sepak bola Manokwari pun dikenal dengan Laskar Hino Cofu… iblisss.

Bertahun-tahun tinggal di Manokwari, cerita tentang ular putih kerap mewarnai perbincangan. Seorang anak yang meninggal akibat gigitan ular putih dekat rumah tempat saya tinggal ditahun 2002 juga ikut memberikan gambaran bagaimana mematikannya racun pada ular yang berwarna putih itu. Rasa penasaran kadang-kadan muncul juga, bagaimana sih bentuk ular itu? Setelan 8 tahun (2008) tinggal di Manokwari, barulah saya berkesempatan melihat langsung seekor ular putih yang diameternya sekitar 3 cm dan panjang sekitar 40 cm. kala itu saya dan bebrapa kawan, sedang memasang pagar di lahan tanah yang berada di sekitar perumahan mulyono. Waktu itu juga, kompleks tersebut masih berupa hutan dan belum banyak rumah.
Kini, setelah 3 tahun kembali saya bisa melihat ular putih yang belakangan saya ketahui nama ilmiahnya yakni Micropechis ikaheka hanya saja saya melihatnya bukan di Manokwari melainkan di sebuah kampung di Kabupaten Sorong Selatan. itu juga sudah dalam kondisi mati. Lah kemana ular-ular putih itu?
Mungkin saja ular putih endemic di Papua seperti pada peta yang saya lihat pada situs http://www.discoverlife.org/mp/20m?kind=Micropechis+ikaheka. Kalo tidak salah ini pet tentang sebaran ular putih. Dan memang kemungkinan besar, ular ular dari family Elapidae ini banyak ditemukan para ilmuan dan ahli reptile di PNG dan Papua.
Sedemikian mematikannya ular ini sehingga di PNG sendiri melakukan pelatihan pertolongan pertama bagi orang-orang yg terkena racun dari ular putih http://www.kingsnake.com/aho/research/srp/pngsrp1.html . Di Papua, masyarakat juga sangat takut dengan ular yang sangat aktif pada waktu malam ini. Di Sorong selatan, bahkan ada suatu kebiasann yang menarik tentang cara alami masyarakat mengenali tempat ular putih berada. Suatu hari, saya bersama masyarakat kampung Sira membesihkan sebuah lahan untuk mendirikan bangunan koperasi. Kami membakar rumput dan membersihkan daerah sekitar tempat mendirikan bangunan dan tiba-tiba masyarakat yang jumlahnya sekitar 10 oran gberlarian sambil berteriak “dia ada di situ”. “apa?” Tanyaku katanya sih ada ular putih “karena api yang membakar rumput berputar mengelilingi segundukan rumput dan tidak membakar rumput di tengahnya” kata seorang bapak. Benar saja. Keesokan harinya kami menemukan seekor ular putih yang sudah mati akibat tersengat panasnya api dalam rerumputan yang tidak terbakar.
Ternyata saya masih bisa menemukan ular yang orang bule sebut dengan nama slmall eyed snake atau ular mata kecil tersebut. Memang sepertinya belum banyak ilmuan yang mengkaji tentang keberadaan sih ular mata sipit terutama di daerah Papua. Nah kan kebiasaan orang di daerah ini kan membunuh ular, bahkan ada beberapa suku yang sukanya makan ular :D selain karena unsur kekhawatiran karena racunnya yang mematikan, maka setiap warga yang menemukan ular putih meski agak susah menemukannya, pastunya akan berusaha membunuhnya. Padahal mungkin saja ada unsur kebaikan terutama jika ular putih ini mengandung unsure obat-obatan :D menghayal.com

About these ads

3 Tanggapan to “Ular Putih”

  1. Probo said

    kemarin ada teman juga yang meninggal karena digigit…

    http://www.facebook.com/profile.php?id=100003389478367&ref=ts

    ga tau gimana bisa kegigit, mungkin berusaha menangkap…

    • melanopus said

      oalah gk tau juga tu kenapa bisa kegigit. trus bagaimana kondisinya?
      setau saya sih urlar bakalan ngegigit jiga di injak (keinjak) atau saat ditangkap (dengan cara yang tidak benar)

  2. Gomik said

    Di sekitar kantor litbang kehutanan (dulunya litbang Papua Maluku) masih banyak jenis ular ini, hampir setiap membersihkan halaman pasti dapat 2 -3 ekor. Untuk info lebih detail ada ahli reptilnya di kantor tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: